MENOLONG ATAU DITOLONG

Image result for menolong
Ilustrasi (sumber: http://gardapena.blogspot.co.id)

Pernahkah Anda menemui seseorang yang butuh pertolongan di jalan?
Atau di rumah makan tempat kita mengadakan makan malam kantor?
Atau di bank tempat anda menyimpan uang?
Biasanya apa yang Anda lakukan?
Menawarkan bantuan, memandang dari kejauhan, tak mau tahu atau bahkan menolak ketika ia menghampiri Anda?

Tergantung pada Anda sendiri.
Namun, pernahkan hal itu Anda alami?
Suatu hari, saya akan menyetor sejumlah uang di sebuah Bank untuk sebuah keperluan. Tiba-tiba di sebelah say, mengeluh uangnya tidak diterima di mesin ATM setor tunai. Lalu, ia minta tolong untuk bertukar uang yang senilai.
Kebetulan ada, maka saya pun memberikan uang senilai agar ia dapat menyetor uang sesuai dengan keperluannya.

Dihari lain, saya mengalami hal yang sama.
Namun, sedihnya tak ada yang mau menolong saat itu. Meski begitu saya tak mengapa, toh isi rekening masih ada lebih.

Mungkin, mereka memang tak punya uang lebih untuk diberikan pada saya saat itu.
Ketika pulang, motor saya bermasalah dan harus didorong ke bengkel terdekat. Saat inilah saya mendapat pertolongan, seorang bapak menarik motor saya hingga sampai di bengkel tersebut.
Alhamdulillah...

Allah itu Maha Penolong bagi hamba-Nya yang selalu bergantung pada-Nya.
Apalagi, kita tak pernah lelah menolong dan menjadi sandaran bagi orang lain. Meski terkadang mereka lupa, sesungguhnya Allah tak pernah melupakan kita.
Menolong dan mendoakan orang lain yang kesusahan, sesungguhnya kita sedang menolong dan mendoakan diri sendiri.



Jika kita baik, maka Allah baik kepada kita.
Jika kita murah hati, maka Allah pun akan murah hati kepada kita.
Jika kita yakin akan hadir-Nya, maka Ia akan senantiasa menemani langkah kita.
Kita tak pernah sendiri, kita tak pernah sunyi ...


NB: Diposting di Facebook Winda Jubaidah, sebagai tulisan dalam Kabol Menulis 15

0 komentar